BANYUMAS, pgribanyumas.org || Pada 7 Maret 2025, Gedung Guru Kabupaten Banyumas menjadi saksi pelantikan Pengurus YPLP DM PGRI Jawa Tengah Cabang Kabupaten Banyumas masa bakti XXIII tahun 2025-2030.
Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh pendidikan, termasuk Pengurus YPLP DM PGRI JT Provinsi Jawa Tengah, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Kepada Cabang Dinas P dan K Wilayah X Provinsi Jawa Tengah, Para Kepala Sekolah PGRI Se- Kabupaten Banyumas serta Ketua dan Pengurus PGRI Kabupaten Banyumas.
Pelantikan tersebut menjadi momentum penting dalam upaya mengembangkan dan mengelola 18 satuan pendidikan PGRI di wilayah tersebut.
Pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Pengangkatan Pengurus oleh Sekretaris YPLP DM PGRI Provinsi Jawa Tengah, Imam Rosyadi, S.H., M.Hum. Setelah itu, Ketua YPLP DM PGRI Provinsi Jawa Tengah memimpin pengambilan janji jabatan bagi pengurus baru.
Ketua PGRI Kabupaten Banyumas, Sarno, S.Pd., S.H., M.Si, dalam sambutannya menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi sekolah-sekolah PGRI, terutama terkait pengelolaan aset dan jumlah siswa yang bervariasi di tiap satuan pendidikan.
"Kami memiliki 18 satuan pendidikan PGRI di Kabupaten Banyumas, mulai dari TK hingga SMA/SMK. Salah satunya, SMK PGRI Gumelar yang merupakan pionir pendidikan di banyak daerah," ujarnya.
Menurutnya berbagai tantangan yang dihadapi Sekolah PGRI di Banyumas menjadi PR para pengurus baru tersebut.
"Indikator pengurus baru dikatakan sukses apabila mampu mengatasi permasalahan dan tantangan yang ada pada sekolah PGRI," ujarnya.
Kepala Cabang Dinas P & K Wilayah X Provinsi Jawa Tengah, yang diwakili oleh Kasi SMK Agus Susilo, M.Pd., menekankan pentingnya peningkatan literasi siswa guna menyiapkan generasi emas yang siap menghadapi tantangan masa depan. Ia mengajak sekolah-sekolah PGRI untuk lebih fokus pada penguatan keterampilan menyimak, membaca, menulis, dan berbicara.
“Untuk menciptakan generasi emas, kita harus memastikan anak-anak memiliki keterampilan komunikasi yang baik. Ini menjadi tantangan besar bagi dunia pendidikan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Drs. H. Joko Wiyono, M.Si, menegaskan bahwa PGRI harus menjadi tempat yang nyaman bagi para guru dan kembali menguatkan nilai luhur profesi pendidik.
"Kita harus mengembalikan marwah guru yang mulai tergerus oleh pragmatisme. Guru adalah penerang bagi anak-anak kita. PGRI harus menjadi wadah yang mendukung pengembangan profesionalisme guru,” ujarnya.
Ketua Pengurus YPLP DM PGRI JT Provinsi Jawa Tengah, Mualip, S.Pd., M.M., dalam sambutannya menekankan pentingnya visi strategis bagi pengurus yang baru dilantik. Ia meminta pengurus segera menetapkan langkah-langkah konkret untuk lima tahun ke depan.
"Saya berharap pengurus baru segera menentukan arah tujuan, memetakan kebutuhan sekolah, dan menjalin kolaborasi yang erat. Kita harus memastikan sekolah-sekolah PGRI tetap eksis dan berkembang," tegasnya.
Slamet, S.Pd., yang kembali menjabat sebagai Ketua YPLP DM PGRI JT Cabang Kabupaten Banyumas, menyampaikan harapannya agar kolaborasi antar pengurus semakin erat guna menghadapi berbagai tantangan, terutama terkait penurunan jumlah siswa di beberapa sekolah PGRI.
"Harapan kami, dengan kepengurusan baru ini, koordinasi akan lebih baik. Tantangan semakin berat, mengingat semakin banyak sekolah baru yang berdiri dan memengaruhi jumlah siswa di sekolah PGRI," katanya.
Wihartati, S.Pd., Kepala SMA PGRI Gumelar, turut memberikan dukungan terhadap kepengurusan baru. Ia berharap perubahan ini dapat membawa dampak positif bagi perkembangan sekolah-sekolah PGRI di Banyumas.
"Dengan dilantiknya pengurus baru, saya berharap ada perubahan positif yang dapat meningkatkan daya saing sekolah-sekolah PGRI," ungkapnya.
Pengurus Masa Bakti XXIII Tahun 2025-2030 yang telah dilantik diantaranya:
Ketua : Slamet, S.Pd.
Wakil Ketua: Akhmad Tontowi, S.Pd.I,. M.Pd.
Sekretaris: Yusep Kurniawan, S.Pd.SD., M.Pd.
Bendahara: Heriyati, M.Pd.
Anggota:
1. Anton, S.Pd., M.Hum., M.Pd.
2. Mistina Hidayati, S.Pd., M.Pd.
3. Khafid Taftahjani, S.Pd., M.Pd.
Acara pelantikan tersebut menjadi momentum bagi para pengurus untuk menyusun strategi demi penguatan sekolah-sekolah PGRI di Kabupaten Banyumas.
Kolaborasi dengan berbagai pihak diharapkan menjadi kunci dalam menghadapi tantangan di dunia pendidikan. (Riptina)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar